Banyaknya asuransi membuat orang bingung untuk memilih. Asuransi sekarang bukan di anggap hal mewah, tapi sudah masuk dalam pos kebutuhan pokok. Di negara-negara maju kesadaran berasuransi sama dengan kebutuhan akan pendidikan. Mereka mengambil asuransi karena mereka sadar bahwa asuransi adalah kebutuhan.
Memilih asuransi terkadang seperti mencari jodoh, jangan sampai kita salah pilih jodoh. Agar tidak salah melilih asuransi kita cermati dahulu secara garis besar apa sih asuransi itu. Secara umum ada 2 jenis asuransi, yaitu asuransi tradisional dan asuransi non tradisional.
A. TRADISIONAL
Manfaat pasti adalah sifat dasar dari asuransi tradisional. Maksudnya, jika produk asuransi jiwa, maka uang pertanggunan akan cair jika tertanggung meninggal dunia. Jika ada unsur tabungannya maka pada tahun tertentu terdapat tabungan dengan nominal tertentu. Dan nominal ini pasti, sesuai dengan ini polis, jatuh tempo dan nomilal juga pasti.
Asuransi tradisional ini dibagi dalam tiga jenis produk:
1. Term Life, yaitu asuransi jiwa dimana sifatnya adalah murah sekali, dengan pertanggungan yang besar sekali. Contoh gampangnya adalah asuransi kecelakaan yang sering kita beli di airport. Memang harganya murah, tapi jika terjadi kecelakaan, tentu santunannya akan besar sekali. Contoh lain adalah asuransi kendaraan, atau rumah. Karakteristik lain dari produk ini adalah uangnya hangus, jika tidak ada klaim selama masa kontrak. Kita tahu bahwa asuransi kendaraan murah sekali dibandingkan coverage-nya. Namun jika dalam waktu satu tahun tidak terjadi klaim, maka uang asuransi akan menguap. Masa pembayaran premi adalah juga masa kontrak asuransi. Biasanya antara 5 sampai 20 tahun. Jika anda memilih 5 tahun, maka dapat diperpanjang dengan kenaikan premi, tanpa harus melalui proses seleksi resiko lagi.
2. Whole Life. Adalah asuransi jiwa yang berlaku seumur hidup, dimana pembayaran premi berlangsung hanya sekian tahun. Tentu preminya lebih mahal dibandingkan term life, tetapi sesuai dengan namanya, kita tidak perlu bayar sepanjang kita ingin punya asuransi. Lagipun, produk ini juga mengandung unsur tabungan. Jika di kemudian hari kita tidak ingin lagi punya asuransi, maka kita bisa surrender polis dan mendapatkan sejumlah uang sebagai nilai tunainya.
3. Endowment, yaitu asuransi jiwa plus tabungan. Contoh paling mudahnya adalah asuransi pendidikan, dimana disana ada asuransi jiwa plus nilai tabungan yang cair di tahun-tahun tertentu. Nilai tunai yang keluar pun pasti, sesuai yang tercantum di polis. Produk ini ocok untuk orang-orang yang senang ‘bermain aman’, walau resikonya adalah nilai tunainya pasti kalah dengan tingkat inflasi.
B. NON TRADISIONAL
Disebut juga unit link, dimana asuransi jiwa digabung dengan investasi. Tentu, nilai tunainya tidak pasti, bergantung pada kondisi investasi dan jenis investasi yang dipilih. Produk ini cocok untuk orang-orang yang ingin kepraktisan, all in one. Nah, Prudential adalah leader di produk ini. Dengan Prudential PRUsyariah all in one akan anda dapatkan.
Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai rekening Prudential PRUsyariah ini, hubungi saya. Dengan senang hati saya akan memberikan penjelasan mengenai rekening ini. Anda dapat menghubungi saya melalui email, telepon atau SMS.
0 komentar:
Posting Komentar