Setelah dinobatkan oleh majalah investor menjadi salah satu asuransi terbaik nomor satu di Indonesia, bisnis asuransi PT Prudential terus menanjak tinggi. Hal yang sama juga dialami di bisnis Prudential Syariahnya dimana kinerja dalam satu semester ini telah mencapai pendapatan premi sebesar 27 % atau Rp 900 miliar. Besarnya pendapatan premi tersebut menurut Vice President Director PT Prudential, Rinaldi Mudahar membuktikan bahwa produk unit link syariah yang selama ini dimilikinya bisa dengan cepat diterima oleh pasar. Cepatnya pemasaran di produk Prudential Syariah, menurutnya
selama ini disebabkan oleh produk Prudential Syariah yang ditawarkan pada para nasabah memiliki keistimewaan tersendiri dan tidak bisa ditiru oleh perusahaan kompetitor asuransi lainnya. Hal ini yang membuat Prudential Syariah mudah terserap oleh pasar. “Selain itu, daya dukung yang mempengaruhi kecepatan penjualan adalah selama ini dalam menjual produk asuransi tersebut didukung oleh 70 ribu agen asuransi yang tersebar di berabagai wilayah,”papar Rinaldi Mudahar saat berbicara di One Day Convention 2009 Prudential serta peluncuran produk terbaru yaitu Pru Mulliple Crisis Cover dan Crisis Cover Income di Sentul Convention Centre – Cibinong Bogor, kemarin Rabu ( 5/8). Besarnya jumlah agen yang ada selama ini membuat PT Prudential mampu menguasai pangsa pasr 40% di Indonesia. Mengomentari perkembangan industri syariah di Indonesia, Rinaldi optimis kedepan akan lebih besar, apalagi Indonesia merupakan segmentasi pasar syariah terbesar di dunia. PT Prudential telah menjawabnya dengan mengembangkan Prudential Syariah atau disebut pru syariah. Sementera Presiden Director PT Prudential, Kevin Holgmren dalam sambutanya diacara One Day Convention 2009, mengatakan seiring dengan perkembangan makro ekonomi Indonesia menjadi negara terbesar dalam pengembangan industri asuransi. Satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tumbuh ekonominya adalah Indonesia. Sedangkan untuk tingkat Asia hanya tiga negara yang tumbuh ekonominya yaitu Cina, India dan Indonesia. “Realitas inilah yang menyebabkan asuransi prudential bisa tumbuh berkembang dengan pesat dari pada di negara-negara lain. Maka dari itu kami berharap kedepan Industri asuransi di Indonesia bisa no satu di dunia,”kata Kevin.
( sumber : pkesinteraktif.com)
0 komentar:
Posting Komentar